https://www.journal.iaintakengon.ac.id/ja/issue/feedAl-HUKM : Jurnal Hukum Tata Negara dan Hukum Islam2026-03-10T12:22:17+07:00Open Journal Systems<p>Al-HUKM (Jurnal Hukum Tata Negara dan Hukum Islam)</p>https://www.journal.iaintakengon.ac.id/ja/article/view/618Olahraga Dengan Adab: Aturan Pakaian Syar'i Di Aeh dan Relevansinya Dengan Ruang Publik 2026-03-05T10:13:59+07:00Maria Sanolamariasanola@iaintakengon.ac.idAhmad Sholihin Siregarahmadsholihinsiregar@iain.ac.idSyahrin Umaraumarasyahrin477@gmail.com2026-03-10T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Al-HUKM : Jurnal Hukum Tata Negara dan Hukum Islamhttps://www.journal.iaintakengon.ac.id/ja/article/view/619Penerapan Restorative Justice Terhadap Tindak Pidana Ringan Oleh Kejaksaan Negeri Aceh Tengah2026-03-06T09:30:34+07:00Mudfar Alianuraufarstaingpt@gmail.comAhmad Sholihin Siregarahmadsholihinsiregar@gmail.comPutri Sri Nazira srinaziraputri@gmail.com<p><em>Restorative Justice</em> merupakan hal yang sangat penting dalam penyelesaian perkara tindak pidana ringan atau tindak pidana yang dilakukan oleh anak terhadap korban, sehingga menimbulkan kerugian bagi korbannya, dalam penelitian ini peneliti ingin melihat penerapan <em>Restorative Justice </em>yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Aceh Tengah sudah memenuhi rasa keadilan bagi korban,dikarenakan banyaknya kasus yang masuk ke Kejaksaan Negeri Aceh Tengah merupakan tindak pidana ringan yang harus diselesaikan terlebih dahulu dengan <em>Restorative Justice</em> sesuai dengan Peraturan Kejaksaan Agung Nomor 15 Tahun 2020,. Metodelogi yang digunakan peneliti merupakan metodelogi hukum empiris yang mana peneliti ingin melihat fakta dilpangan tentang penerapan <em>Restorative Justice </em>oleh Kejaksaan Negeri Aceh Tengah terhadap korban tindak podana ringan yang bertujuan memberikan rasa keadilan. Kesimpulan hasil penelitian ini pihak Kejaksaan Negeri Aceh Tengah Selalu mengedepankan penerapan <em>Restorative Justice </em>terhdap tindak pidana ringan yang terjadi, bagi korban yang mengalami tindak pidana ringan tersebut menurut peneliti sudah merasa adil karena adanya ganti kerugian baik materil dan inmateril dari pelaku tindak pidana tersebut, sehingga tidak adalagi saling lapor dikemudian hari.</p> <p> </p>2026-03-10T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Al-HUKM : Jurnal Hukum Tata Negara dan Hukum Islamhttps://www.journal.iaintakengon.ac.id/ja/article/view/621Hukum Ekonomi Syariah, Keadilan Sosial, dan Perlindungan Lingkungan di Indonesia2026-03-07T11:06:40+07:00Nofil Gusfiranofilgusfira@iaintakengon.ac.id2026-03-10T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Al-HUKM : Jurnal Hukum Tata Negara dan Hukum Islamhttps://www.journal.iaintakengon.ac.id/ja/article/view/622Analisis Pengawasan dan Akuntabilitas Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Dalam Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Desa: Studi Kasus Desa Pinangan Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2020-20232026-03-10T11:42:49+07:00Nurlaila Nurlailanurlailaiaintkn@gmail.comRuri Amandaruriamanda@iaintakengon.ac.idSahrul Gunawansahrulgunawan@gmail.com2026-01-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 Al-HUKM : Jurnal Hukum Tata Negara dan Hukum Islam