Perundungan sebagai Fenomena Sosial dalam Al-Qur’an: Analisis Tafsir Tematik

Authors

  • Muhammad Nurman IAT
  • Sodikin
  • Saiful Azhar

DOI:

https://doi.org/10.54604/fushilat.v1i1.576

Keywords:

Perundungan, Perundungan Verbal, Perundungan Fisik, Tafsir Tematik, Al-Quran

Abstract

Perundungan merupakan bentuk kekerasan sosial yang tidak hanya muncul dalam wujud kekerasan fisik, tetapi juga melalui kekerasan verbal seperti ejekan, penghinaan, pelabelan negatif, ancaman, dan stigmatisasi sosial. Praktik-praktik tersebut berpotensi merusak martabat manusia dan menimbulkan dampak psikologis yang mendalam. Artikel ini mengkaji representasi perundungan verbal dan fisik dalam Al-Quran dengan menggunakan pendekatan tafsir tematik (maudhui), dengan fokus pada kisah-kisah para nabi sebagai narasi utama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan. Al-Quran dijadikan sebagai sumber primer, sementara kitab-kitab tafsir klasik dan kontemporerseperti J?mi al-Bay?n karya al-?abar?, Tafs?r al-Mun?r karya Wahbah az-Zu?ayl?, dan F? ?il?l al-Qur?n karya Sayyid Qu?bdigunakan sebagai sumber sekunder. Ayat-ayat yang relevan dihimpun, diklasifikasikan berdasarkan bentuk perundungan, dan dianalisis secara tematik untuk mengungkap pola, relasi sosial, serta pesan etis yang terkandung di dalamnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Quran merepresentasikan perundungan sebagai fenomena sosial yang berulang dan erat kaitannya dengan ketimpangan relasi kuasa serta penolakan terhadap kebenaran. Perundungan verbal sering kali berfungsi sebagai tahap awal untuk melemahkan legitimasi kebenaran, yang kemudian berkembang menjadi perundungan fisik seperti penganiayaan, pemenjaraan, pengusiran, dan upaya pembunuhan. Al-Quran secara tegas mengutuk kedua bentuk perundungan tersebut sebagai perbuatan zalim dan menegaskan pentingnya respons etis yang berlandaskan kesabaran, keteguhan moral, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Kajian ini menegaskan relevansi nilai-nilai Qurani dalam merespons fenomena perundungan dalam konteks sosial kontemporer.

References

Coloroso, B. (2007). The Bully, the Bullied, and the Bystander. New York: HarperCollins.

Rigby, K. (2008). Children and Bullying: How Parents and Educators Can Reduce Bullying at School. Oxford: Blackwell Publishing.

Bourdieu, P. (1991). Language and Symbolic Power. Cambridge: Polity Press.

UNESCO. (2019). Behind the Numbers: Ending School Violence and Bullying. Paris: UNESCO Publishing.

Published

2025-12-31